Selasa, 16 Juni 2015

CERPEN "Surat Kecilku"

Surat Kecil Ku 

 Sebelumnya aku hanya ingin mengingatkan suatu hal. Kalau ini cerita hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan peran dan sebagainya, Mohon maaf atas nama penulis. Maklumi saja. Aku masih awam  Dan maaf pula jika tulisanku masih banyak singkatan-singkatan. Thanks semua ***

Cuaca pagi itu cukup berbeda dengan pagi biasanya. Bulan ini sudah memasuki musim pancaroba yang sewaktu-waktu hujan dan kadang panas tiada tara. dimana kita harus siap dengan kondisi apapun. Setting tempat aku duduk, memang sangat menawan, menatap langsung perkebunan teh dekat kampusku. Aku sering duduk bersama laptopku didepan pemandangan indah ini. Walau hari tenggah hujan tapi pemandangan ini tiada hilang. Tempat nongkrong paling asyik meski hanya ditemani teh anget dan sedikit cemilan pedesaan saja. Sering kali aku berpikir nikmatnya hidup dipedesaan. tapi aku hanya punya waktu kurang lebih 4 tahun untuk menyelesaikan pendidikanku. Takkan mungkin bisa lebih lama karena aku harus cepat lulus untuk membantu keluargaku. Oh ya aku belum memperkenalkan diri. Perkenalkan aku Laras Septyaningrum mahasiswi di institut XXX. Aku kuliah program studi Agronomi dan Hortikultura disana.

Aku sangat menyenangi progam studiku, meski ini jurusan yang dipaksa orangtuaku. Aku memiliki banyak teman tapi tak ada yang menarik dari semua temanku. Semuanya menurutku biasa saja. Mereka hanya mengincar kepandaianku untuk berbagi jawaban haha  suatu hal yang sudah mutlak terjadi. Terkadang aku berpikir jika aku tak punya keahlian. apa mereka masih ingin berteman denganku.?. Alahh... saat ini aku tidak peduli arti kata teman atau sahabat dalam hidupku. Aku lebih banyak bersanding dengan laptop dan modemku ini. Layaknya sahabat yang setia menemani ku kapanpun dan dimanapun. (ya karna sering kubawa-bawa). Aku masih tingkat satu. Aku tidak pernah pedulikan orang disekelilingku.

Tanpa ku sadari ada seseorang yang memperhatikanku. Orang itu seperti pangeran dalam mimpiku. Jadi otomatis aku takkan pedulikan dia. Takut hatiku untuk melihatnya walau hanya sedetik. Ngertikan maksudku ?(takut jatuh cinta). Namanya Rizky. dia adalah kakak tingkatku seorang mahasiswa tingkat 2 yang dulu jadi panitia ospek. Dia keren, cakep , berwibawa dan kumis tipisnya itu menawan . Bikin kebayang-bayang terus deh... hahaha  Ehemmmm .... Ngomong-ngomong masalah cinta. Aku tak berpengalaman masalah ini. Mungkin karna terlalu tertutup atau terlalu pemilihnya aku. Pikirku sepintas. Tak usah khawatir “aku akan dapatkan yang aku mau saat aku sukses” itu pikiran yang terlintas dibenakku. Sedikit tidak nyambung sih tapi menurutku dia lelaki yang tak pantas untuk aku yang tak sempurna. Berhubung banyak yang ngfans sama dia jadi lebih baik aku tak punya perasaan kagum dan sebagainya sama dia.

#FLASHBACK Saat aku sadar kalau dia sering sekali memperhatikan gerak-gerikku. Aku tau dia hanya penasaraan atau mungkin iba denganku. Mungkin karna itu dia setiap saat memperhatikanku. Akupun pernah merasakan ini. Di perhatikan oleh seorang lelaki. Waktu itu aku masih SMA kelas 1 sama seperti saat ini. Ya memperhatikan ya kakak tingkat lagi . namanya Muhammad Ali Sukron. Kakak ini seperti kakakku sendiri. Orangnya shoaleh mampuku nyaman dengannya aku mampu membuka sedikit tentang diriku. Kita sempat dekat, berbagi cerita , berbagi pengalaman dan sepertinya kita pernah berbagi kasih sayang. Hampir semua orang yang melihat kami mengira kami sedikit ada hubungan spesial. Tapi aku sering menyangkal hubungan itu dan mungkin karena itu dia menghilang entah kemana. Meski aku tetap tahu dimana dia sekarang tapi kami sudah tidak kontak lagi seperti dulu. Aku masih ingat suatu hal tentang dia. Dia pernah berkata “ De .. nanti 5/6 tahun kalau Abang sukses. kamu masih ingin bertemu denganku kan? Apa Abang boleh main kerumahmu? Abang ingin memberikan sesuatu nanti dan Abang harap kau katakan iya” . saat itu aku tak mengerti arti dari kata-kata itu aku hanya membalas dengan senyum dan melanjutkan aktivitasku. Beberapa bulan setelah perkataan itu muncul. dia sedikit berubah. Menjauh dan semakin jauh. Bahkan dia pernah berkata perpisahan diantara kami. Sewaktu-waktu dia menelponku. Menanyakan kabar, mengulang ceita-cerita indah kami. Tapi setelah itu pasti dia akan ganti nomor dan menghilang lagi. Setelah kejadian itu aku lebih menutup diri. Orang yang aku percaya meninggalkanku begitu saja.


 #COMEBACK Dan semenjak itu aku takut untuk berbagi dengan yang lain. Termasuk dengan lelaki yang memperhatikanku itu. Dia memang lelaki yang aku suka tapi aku enggan untuk berbagi lagi. Sedikit berlebihan sih. Tapi apa salahnya kita mencegah daripada aku harus menunggu seperti ini terus. Abangpun belum menepati janjinya. Aku harus menunggu 2/3 tahun lagi. Aku penasaran dengan apa yang abang katakan. Aku ingin mengetahuinya. Jika aku cerita kan ini pada oranglain. Orang itu berkata “ dia akan melamarmu”. Dihatiku memang hanya untukkunya tapi apakah dia akan lakukan itu. Atau kah dia hanya mengaggapku sebagai adiknya. Entahlah penantianku masih cukup lama. Aku jalani hari-hariku diperkuliahan. Kadang aku muak terus diperhatikan oleh Rizky.

Aku tutup laptopku dan bergegas memasukan kedalam tas ransel. Lalu aku kejar dia. Dan aku bertanya :” sedang apa kau? Setiap saat setiap waktu kau terus memperhatikanku! ?” dengan nada yang sangat menganggu telingga. Yang herannya Rizky hanya tersenyum dan menjulurkan tangannya dan memperkenalkan diri. “hai... Rizky. aku mahasiswa tingkat 2 fakultas Agribisis. Aku hanya kagum melihat kau begitu menyenangi laptopmu. Sampai kau tak pedulikan orang disekelilingmu termasuk aku.”. aku terheran-heran melihat reaksinya. “ hahhhh... aku kenal kamu. Kamu adalah salah satu panitia yang menjaili aku kan?.aku tak peduli kau perhatikan atau tidak”. “sudahlah dik... aku takkan mempermasalahkan apa-apa. Berhubung kau sudah ada dihadapanku. Aku hanya ingin lebih mengenalmu. Apa kau mengijinkan?. Tenanglah aku lelaki baik-baik ” ujarnya sambil tersenyum memandangiku.

Aku tak hiraukan perkataannya.namun dia malah mengikuti aku dan terus mengoda diriku. Hari itu menurutku hari paling bodoh yang ku lakukan. Tak sepantasnya aku lakukan itu. Alhasil aku jadi salah tingkah sendiri jika melihatnya. Setelah perkenalan itu kami sering bersama-sama dan diapun sering menemani ku minum teh . Walau aku tak hiraukan dia. Tapi dia terus berusaha mengalihkan pandanganku dari laptopku.

Hobiku ini takkan mungkin bisa ada yang mengganggu pikirku. Termasuk dia, orang yang baru saja aku kenal. Seiring berjalannya waktu aku sering bersamanya. Aku sedikit melupakang Abang Ali. Akupun mulai berani berbagi cerita-cerita dengannya. Kamipun menjadi sahabat sejak saat itu. Aku tak pernah tau bagaimana rasanya mencintai seseorang. Karena sampai saat ini aku hanya mampu menyayangi orang termasuk Rizky dan Abang Ali sekali pun. Hanya ada dua kemungkinan dikisahku kali ini.

Surat yang kusimpan di fileku ini takkan pernah ada yang bisa membacanya kecuali orang yang benar-benar mengenali diriku. Entah itu rizky ataupun ali. Salah satunya aku yakin telah mengenaliku jauh dari yang aku perkirakan. Karena aku tau mereka sebelum mengenali diriku lewat aku . merekapun mengenali diriku lewat yang mereka bisa. Mungkin kalian bakalan nebak surat kecilku itu darinya atau untuknya kan ? hahhh memang cerita seperti itu. Sepertinya sangat mudah ditebak. Tapi kalian salah. Surat itu bukan darinya ataupun untuknya. Surat yang kusimpan rapih sampai saat ini. Masih tersegel entah siapa yang akan membacanya. Entah lumutkah? Atau rayap?. Tapi aku berharap surat kecil itu dibaca oleh orang yang tepat dan sangat mengerti aku. Dan aku takkan tau siapa yang akan membacanya. Isi surat itu hanyalah jeritan hatiku saja yang takkan pernah mampu ku tuangkan lewat perkataanku. Inilah isi surat kecilku. Mungkin surat ini untuk orang yang telah membuatku merana bahkan menderita. Bukan diriku yang merana dan menderita tapi batinku yang mereka siksa.

Selamat pagi . selamat melakukan aktifitasnya kalian. Aku hanya bermodalkan satu buah kertas putih untuk menulis keluh kesahku. Secuplik mimpi indahku dan segudang pintaku. Kuringkas sedemikian rupa agar aku mampu wujudkan satu persatu. Aku memang hanyalah gadis pemimpi yang sulit untuk terbangun walau sekejap. Karena aku tahu. Jika aku terbangun. Aku akan merasakan bara api menyelinap dimataku. 
Bukan untuk menyindir atau menghardik oranglain. Setiapku buka surat kecilku ini aku menyadari begitu banyak cerita dan cita yang belum kuraih. Ku buat surat ini hanya ingin membuatku mengingat bagaimana harus melangkah selanjutnya. Sebenarnya hidupku bukanlah satu-satunya hidup yang paling menderita tapi ada oranglain yang jauh lebih menderita daripada diriku ini.
Duniaku semakin hari semakin fana. Mengikuti relung jiwaku yang tersiksa. Terkadang aku memohon agar aku bisa terbebas dari derita ini. Namun disisi lain aku yakin suatu saat nanti entah itu kapan aku pasti akan merasakan kebahagiaan entah itu bersama siapapun. Entah masalalu ku atau masa depanku. Saat kamu sedang sendiri kamu bakalan ngerasain perihnya hidup ini .. rasanya aku udah gak sanggup buat ukir cerita2 indah itu, namun kadang semangatku membara saat aku ingat perjuanganku bukanlah untuk disia2kan. Dan aku yakin merpati bukanlah hanya lambang cinta sejati. Merpatih bisa kita ibaratkan suatu kesetiaan kita pada seseorang. 
Ada kalanya kesalahan itu akan menjadi benar ketika kebenaran sudah tiada. Dan aku takkan mampu mengalahkan kenyataan hidup sesungguhnya, berapa banyak lagi beban yang harus ku tanggung menjadi anak yang tak pernah diinginkan kehadirannya itu. pahit. Dan kenyataan itu harus ku nikmati seiring bertambah dewasanya aku . sering aku berkata pada diriku sendiri. Bagaimana harus ku arungi lautan ini. ouh tuhan tolong aku … lepaskan aku dari jeruji bara ini… jangan biarkan air mata terus menetes menemani kedurjanaan mimpiku. Aku tak ingin menjadi orang yang haus akan dunia namun membunuh orang yang kusayangi. Saat mentari kan bersinar kau akan tau betapa meranannya diriku ini… 
Surat kecilku mungkin takkan pernah kalian baca. Karena ini hanya jeritan hatiku saja bukan untuk kalian dengar…bukan pula untuk kalian rasakan. Mungkin masih banyak lagi keluh kesah dan harapanku. Namun kututup sampai disini saja. Karena kertas yang kusediakan tuk menulis tak mampu melebihi apa yang sebenarnya ingin ku tulis. Ku tulis hanya beberapa yang mampu kutulis. Dibuat di kediaman seseorang yang pernah ku cintai.

sekian banyak hal yang bisa kita tulis namun ada hal yang menghalanginya \;0

Surat Terakhir Darinya

Surat Terakhir Darinya Hanya mengingatkan ini hanya fiktif belaka apabila ada kesamaan apapun saya mohon maaf. Atas nama penulis berterimakasih  semoga pembaca menyukai karya penulis Salam sayang untuk semuanya  Saya tunggu kritik dan saran dari kalian  :* Assalamu’alaikum Wahai bidadari ku Ketahuilah bahwa Aku bukanlah diriku, dan diriku bukanlah Aku Apa yang kau tau tentang diriku Mungkin sekedar nafsu Aku tak pernah tahu harus bagaimana? Terkadang antara hitam dan putih aku tak bisa membedakannya Jiwaku luluh terhimpit nafsu Impianku pudar terhapus nikmat yang sesaat Aku bukanlah diriku, Dan diriku bukanlah aku Dalam satu raja ini, Ada pertentangan yang begitu kuat Dalam satu raja ini, ada ketidak stabilan antara kebaikan dan keburukan Namun keburukanlah yang selalu menang dan menguasai seluruh tubuhku Hingga menghapus segala impianku dan mengubahnya menjadi nafsu belaka Sekejap mataku memandang ke atas langit biru nan mengoda Sekejap pula aku berlari tanpa arah dan tujuan Hingga aku tersesat entah dimana Aku berada diantara kerumunan nafsu dan dosa Wahai bidadariku Jika engkau mencintaiku... Maka ubahlah aku... ubahlah aku... Ubahlah aku dengan ketulusan cintamu Jangan pernah engkau turuti kehendak nafsuku Dan jangan pula engkau tolak kemauanku Karena itu bisa melukai hatiku Tapi bicarakan yang benar untukku Nasehati aku dengan tata krama dan bahasa lembutmu (kata-kata lembut) Maka insyallah . segala nafsu yang menyelubungiku akan meredam Tapi jika aku masih di selimuti nafsu Cobalah engkau menghindar dariku Tapi jangan jauhi aku, karena itu bisa melukai hatiku Wahai bidadariku MAAF jika selama ini ku selalu mengecewakanmu Selalu membuatmu terluka dan terkadang ... Membuat air mata dipipimu MAAF atas segala kesalahan yang aku buat selama ini Begitu juga ... MAAF atas segaala nafsu yang selalu ku hujamkan kepadamu ! Aku bukanlah seorang yang sempurna Bukan juga seorang yang luar biasa Ku hanyalah manusia biasa, yang jauh dari kata sempurna Bahkan teramat amat jauh Namun dalam harapan kecilku dan dari palung hatiku yang paling dalam Ku ingin kau bisa melengkapi setiap kekuranganku Dengan sedikit kelebiha yang engkau miliki Dan begitu juga diriku, yang akan selalu berusaha Melengkapi setiap kekurangan dari dirimu dengan sedikit kelebihan yang ku miliki Yang lalu biarlah berlalu Yang dulu biarlah jadi masalalu Entah itu senyuman, tangisan, penderitaan ataupun kebahagian Biarlah semua menjadi CATATAN KENANGAN Yang akan menjadi pembelajaran untuk kita di hari esok    Sambutlah hari ini, esok dan seterusnya Sambutlah ia dengan senyum semangat ! Semangat yang akan selalu menginspirasi untuk selalu menjadi yang terdepam dan yang akan selalu menjadi yag terdepan ! Tutup mata ini dari nafsu Lihat lebar-lebar apa yang ada di depanmu Kamu punya mimpikan? Kamu punya impian? Dan kamu punya harapan? Maka raihlah dengan segenap jiwamu Jemput impianmu deengan semangatmu Lalu kata pada ia’AKU PASTI BISA MEWUJUDKANNYA !!! #### Menjadi seorang muslim yang sholeh Hafidz Al- Qur’an Kuliah di Kairo @@@Mungkin ini sebagian dari sekian banyak mimpi dan citaku Itu impianku , kuharap kamu mengerti Dan ku harap kita bisa sama-sama mewujudkan semua impian-impian kita, Agar kita bisa melaju menuju jalan kesuksesan bersama-sama Dan menghadapi semua halangan dan rintangan yang menghadangnya. Tapi tentunya dengan ridho ALLAH SWT SEMANGAT !!! Dan semoga engkau bisa menjadi seorang wanita muslimah yang sholihah Wanita impian seorang muslim yang sholih Terimakasih sebelumnya  Wassalamu’alaikum